Beranda | Website UII | Klasiber | IT Support | News | Blogs Staff | Blogs Students | Webmail  
Media masa | UII News
Cover | Salam | Rektoriat | Prodia | Mutu Kita | Opinia | Sketsa | Tajuk | Wawancara | News | SelebritiCamp | Refleksi
   
   
   
Untitled Document

Rudy Hermanto Ikut Pelayaran Kebangsaan VI

JAKARTA (UII News) Sebanyak 133 mahasiswa/mahasiswi PTN/PTS dari seluruh Indonesia ditambah juga Taruna AKPOL, AAU, AAL dan AKMIL mengikuti Pelayaran Kebangsaan VI yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi bekerjasama dengan TNI Angkatan Laut Armada Wilayah Barat (ARMABAR). Pelayaran berlangsung delapan hari 11 - 19 Juli 2006. Dalam Pelayaran Kebangsaan VI ini UII mengirim Rudy Hermanto mahasiswa Fakultas Hukum UII angkatan 2002 yang juga Ketua LEM FH UII Periode 2005 - 2006.

Sebelumnya berlayar, para peserta berpamitan kepada Presiden RI , Susilo Bambang Yudhoyono di Istana Negara Jakarta , Selasa, 11 Juli 2006. Ketika menerima peserta Pelayaran Kebangsaan, Kepala Negara didampingi Mendiknas Bambang Sudibyo, Mensesneg Sudi Silalahi, Kapolri Jenderal Pol. Sutanto dan Panglima TNI, dan juru bicara Kepresidenan Andi Malarangeng.

Dalam kesempatan itu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan pesan-pesannya kepada seluruh peserta Pelayaran Kebangsaan VI. Dikatakannya, bahwa semua anak bangsa dari beraneka ragam latarbelakang etnis, suku dan agama harus selalu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Terhadap seluruh peserta Pelayaran Kebangsaan VI, Presiden berharap, kelak bisa menjadi pemimpin yang mampu menjawab tantangan di era global ini.

Adapun rute Pelayaran Kebangsaan VI, berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, menuju Pulau Bangka Belitung, Pulau Pangkal Pinang, Pulau Penyengat, Pulau Tolop (pulau terluar yang berbatasan langsung dengan Singapura), dan kembali lagi ke Jakarta. Aktifitas yang dilakukan selama berkunjung di tempat tujuan adalah melaksanakan bakti sosial kepada warga masyarakat setempat. Juga melakukan dialog budaya dengan masyarakat asli maupun keturunan Thionghoa di Bangka Belitung . Selain itu melakukan penghijauan dengan menanam beraneka pohon di Pulau Penyengat, serta mengunjungi makam-makam bersejarah, salah satunya adalah makam Raja Ali Haji yang terkenal dengan Syair Gurindam XII yang berada di pulau Penyengat, Kepulauan Riau.

Sepanjang perjalanan Pelayaran Kebangsaan VI para peserta mendiskusikan berbagai persoalan kebangsaan yang sedang mencuat. Hasil diskusi ini kemudian dibuat menjadi sebuah rekomendasi yang nantinya akan disampaikan kepada Presiden RI , DPR RI , dan LEMHANAS, ungkap Rudi Hermanto kepada UII News . (Sam)