TATA TERTIB MUSYAWARAH NASIONAL IKATAN KELUARGA ALUMNI UII

PASAL 1 MUSYAWARAH NASIONAL

Musyawarah Nasional Keluarga Alumni UII untuk selanjutnya disebut MUNAS khusus diselenggarakan untuk mengevaluasi Laporan pertanggungjawaban Pengurus Pusat Keluarga Alumni UII periode 1991-2004, merubah /memperbaharui Anggaran Dasar dan Peraturan Rumah Tangga Keluarga Alumni UII, membuat Garis Besar Program Kerja, Pokok Pikiran/Rekomendasi serta memilih Ketua Umum Pengurus Pusat Keluarga Alumni UII periode 2004-2009 dan formatur.

PASAL 2

PESERTA

Yang berhak menjadi peserta MUNAS adalah seluruh Alumni (baik yang menyelesaikan Pendidikan Tingkat Sarjana Muda atau S1 atau S2 atau S3 di UII yang hadir dan mendaftarkan diri pada pantian serta telah memenuhi kewajiban untuk menjadi peserta.

PASAL 3

HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA

1. Setiap Alumni yang hadir dan telah mendaftar menjadi peserta, memiliki hak untuk berbicara, hak suara dan hak untuk dipilih.

2. Seluruh peserta wajib untuk mengikuti rangkaian acara yang telah ditetapkan oleh Panitia.

PASAL 4

SIDANG-SIDANG

1. Sidang dalam MUNAS terdiri dari Sidang Pleno dan Sidang Komisi

2. Sidang Pleno pertama dipimpin oleh Steering Committee yang bertugas untuk memilih Pimpinan Munas

3. Sidang-sidang pleno dalam Munas terpilih, secara kolektif yang terdiri dari lima orang berasal dari:

- Satu orang dari unsur Steering Committee

- Satu orang dari Organizing Committe

- Satu orang dari unsur Pengurus Pusat

- Dua orang dari Pengurus Wilayah

4. Seluruh peserta dibagi untuk menjadi peserta Sidang Komisi dan salah seorang yang terdaftarkan dalam sodang dipilih untuk menjadi Pimpinan sidang Komisi

5. Sidang-sidang Komisi dalam Munas terdiri dari :

1. Komisi A (Komisi Organisasi) yang bertugas mengadakan perubahan/penyempurnaan AD/ART

2. Komisi B (komisi program kerja) yang bertugas untuk membuat Garis Besar Program Kerja yang harus dojalankan pleh Pengurus Pusat periode 2004-2009

3. Komisi C (Komisi Rekomendasi) yang bertugas untuk membuat Pokok-pokok pikiran berupa usulan, saran dan pendapat yang akan disampaikan baik untuk interen (lingkungan UII)maupun kepada pihak umum atau pemerintahan

4. Hasil-hasil sidang komisi dibawa kesidang pleno untuk memperoleh pengesahan dan menjadi keputusan MUNAS

PASAL

TATA CARA PEMILIHAN PENGURUS PUSAT

Pemilihan Pengurus Pusat Keluarga Alumni UII dilakukan oleh formatur, terdiri dari 7 (tujuh) orang, seorang dari unsur Pengurus Pusat Demisioner dan 6 (Enam) orang lainnya dipilih oleh Munas dengan cara :

1. Setiap peserta mengajukan sebanyak-banyaknya dua nama yang berbeda untuk dipilih sebagai Calon Formatur pada kertas pemilihan yang telah disediakan oleh panitia

2. Nama-nama yang dicalonkan oleh minimal 10 (sepuluh) suara, berhak dipilih sebagai calon formatur

3. Setiap peserta yang hadir memilih dua nama calon yang berbeda dari nama-nama calon formatur yang didukung oleh minimal 10 (sepuluh) suara

4. Calon yang memeperoleh suara terbanyak ditetapkan sebagai ketua Umum PP Alumni UII sekaligus sebagai Ketua Formatur

5. Calon formatur yang memperoleh urutan suara nomor 2 sampai dengan nomor 6 ditetapkan sebagai anggota formatur

6. Formatur terpilih memilih dan menyusun Pengurus Pusat Alumni UII 2004-2009 selambat-lambatnya 30 hari terhitung sejak Penurupan MUNAS

Ditetapkan di Jakarta, 29 Agustus 2004

PIMPINAN MUSYAWARAH NASIONAL

KELUARGA ALUMNI UII

Ttd

Prof. Dr. H. Dahlan Thaib, SH

Tampilan Cetak | Kembali ke Atas